Bencana di
Indonesia
Secara geologis letak wilayah Indonesia yang dilalui oleh
dua jalur pegunungan muda dunia yaitu Pegunungan Mediterania di sebelah barat
dan Pegunungan Sirkum Pasifik di sebelah timur menyebabkan Indonesia banyak
memiliki gunung api yang aktif dan rawan terjadi bencana. Bencana alam yang
sering terjadi di wilayah Indonesia antara lain : banjir, kemarau panjang,
tsunami, gempa bumi, gunung berapi dan tanah longsor.
Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa pada tanggal
26 desember 2004,telah terjadi gempa bumi yang berpotensi tsunami di Nanggroe
Aceh Darussalam.Kejadian sekitar 6 tahun silam ini pun terulang kembali pada
Rabu,11 januari 2012.
Pada Sabtu,14 januari 2012 tepatnya pukul 03.00 (dini
hari),warga Simeulue,Aceh dikejutkan oleh guncangan gempa yang berkekuatan 5,4
skala ritcher.Gempa yang tidak berpotensi tsunami ini tidak begitu membuat
kerusakan dan panik warga.
Menurut data yang telah kami peroleh,gempa ini tidak
menyebabkan banyak kerugian bila dibandingkan dengan gempa yang terjadi pada 6
tahun silam itu.
Menurut data yang dilansir oleh
BMKG, gempa berkekuatan 5,4 skala richter terjadi pada kedalaman 11 kilometer.
Dengan titik gempa di 28 kilometer bagian tenggara Kabupaten Simeulue, Aceh.
Tips menghindari jatuhnya
korban,jika terjadi gempa bumi
Jika gempa bumi
menguncang secara tiba-tiba, berikut ini 10 petunjuk yang dapat dijadikan
pegangan di manapun anda berada.
v Di
dalam rumah
Getaran akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, anda harus mengupayakan keselamatan diri anda dan keluarga anda. Masuklah kebawah meja untuk melindungi tubuh anda dari jatuhan benda-benda. Jika anda tidak memiliki meja, lindungi kepala anda dengan bantal.
Jika anda sedang menyalakan kompor, maka matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Getaran akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, anda harus mengupayakan keselamatan diri anda dan keluarga anda. Masuklah kebawah meja untuk melindungi tubuh anda dari jatuhan benda-benda. Jika anda tidak memiliki meja, lindungi kepala anda dengan bantal.
Jika anda sedang menyalakan kompor, maka matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran.
v Di
sekolah
Berlindunglah di bawah kolong meja, lindungi kepala dengan tas atau buku, jangan panik, jika gempa mereda keluarlah berurutan mulai dari jarak yang terjauh ke pintu, carilah tempat lapang, jangan berdiri dekat gedung, tiang dan pohon.
Berlindunglah di bawah kolong meja, lindungi kepala dengan tas atau buku, jangan panik, jika gempa mereda keluarlah berurutan mulai dari jarak yang terjauh ke pintu, carilah tempat lapang, jangan berdiri dekat gedung, tiang dan pohon.
v Di
luar rumah
Lindungi kepada anda dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau kawasan industri, bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Lindungi kepala anda dengan menggunakan tangan, tas atau apapun yang anda bawa.
Lindungi kepada anda dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau kawasan industri, bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Lindungi kepala anda dengan menggunakan tangan, tas atau apapun yang anda bawa.
v Di
gedung, mall, bioskop, dan lantai dasar mall
Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari petugas atau satpam
Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari petugas atau satpam
v Di
dalam lift
Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. Jika anda merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia
Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. Jika anda merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia
v Di
kereta api
Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan.
Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan.
v Di
dalam mobil
Saat terjadi gempa bumi besar, anda akan merasa seakan-akan roda mobil anda gundul. Anda akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil anda di kiri jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi dari radio mobil, jika harus mengungsi maka keluarlah dari mobil, biarkan mobil tak terkunci.
Saat terjadi gempa bumi besar, anda akan merasa seakan-akan roda mobil anda gundul. Anda akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil anda di kiri jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi dari radio mobil, jika harus mengungsi maka keluarlah dari mobil, biarkan mobil tak terkunci.
v Di
gunung/pantai
Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung, menjauhlah langsung ke tempat aman. Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.
Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung, menjauhlah langsung ke tempat aman. Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.
Persiapan yang harus dilakukan
Seringkali karena bencana alam datang secara tiba-tiba, kita
menjadi panik dan tidak tahu apa yang harus dilakukan, yang terpikirkan adalah
untuk segera lari menyelamatkan diri. Masalah yang lain-lain seperti rumah dan
harta benda tidak akan terpikirkan sama sekali. Walaupun demikian tidak ada
salahnya untuk mempersiapkan diri terhadap kemungkinan terjadinya bencana,
dengan cara mengumpulkan dokumen-dokumen penting yang ada didalam rumah. Hal
ini dimaksudkan apabila bencana sudah selesai, maka para korban bencana pun
masih harus tetap melanjutkan hidup dan dokumen tersebut dapat digunakan untuk
bekal melanjutkan hidup.
Sebaiknya satukan dokumen-dokumen penting yang ada didalam 1
tas yang mudah untuk dibawa keluar saat akan menyelamatkan diri. Dokumen-dokumen
tersebut dapat berupa :
Ø Ijasah
pendidikan.
Ø Surat
kepemilikan tanah, rumah, kendaraan dll.
Ø Akte
lahir dan kartu keluarga.
Ø Polis
Asuransi beserta nomor agen yang dapat dihubungi.
Ø Surat
wasiat.
Ø Nomor
telepon anggota keluarga.
Peran serta
Pemerintah dan Masyarakat
Banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh pemerintah
dan masyarakat dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam. Mulai dari
persiapan peralatan untuk mendeteksi terjadinya bencana seperti misalnya pada
bencana tsunami dan gunung meletus, pembuatan jenis bangunan yang tahan
terhadap bencana gempa, pengelolaan tata kota dan kesadaran warga masyarakat
untuk menanggulangi bencana banjir ataupun pemeliharaan daerah hulu sungai dan
pegunungan serta hutan untuk mencegah terjadinya tanah longsor.
Untuk masalah yang berkaitan dengan keadaan lingkungan,
tentu hal ini juga membutuhkan peran serta aktif dari masyarakat dalam menjaga
dan melestarikan lingkungan yang dapat dimulai dari lingkungan disekitar tempat
tinggalnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar